Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 April 2010

Ponsel Berharga Rp1,9 Miliar

Ponsel bertahta emas dan permata 140.000 pondsterling (Rp1,9 miliar) telah diluncurkan. Desainer Inggris Stuart Hughes hanya membuat sepuluh Privé Phones eksklusif ini.

Ponsel ini memiliki berat 900 gram namun dengan cetakan emas padat 22 karat. Setiap perangkat memiliki fitur teknologi ponsel modern, termasuk akses internet, pesan SMS dan layar berwarna serta kemampuan menampilkan video mp4.

Namun fitur tambahan termasuk di dalamnya perhiasan dari 76 berlian tanpa cacat dan kemasan granit asli, ditandai dengan nomor ID ponsel edisi terbatas.

Ponsel ini memiliki panjang 8 inci dan lebar 3 inci dengan ukuran antena hampir 4 inci. Beratnya 1.380 gram termasuk baterai ion yang tahan lebih dari seminggu.

Pemilik dari ponsel ini akan mendapatkan keuntungan dari keanggotaaan klub Prive International selama setahun seharga 20.000 pondsterling (Rp 281,4 juta).

Klub ini menyediakan layanan mewah untuk klien seperti para penjaga khusus, paket liburan serta acara mobil balap.

Sebuah perusahaan Kanada yang menghubungi Stuart dan menugaskan dia untuk membuat handset mewah itu sebanyak sepuluh unit yang menghabiskan waktu pengerjaan enam minggu.

Ayah dua anak berumur 39 tahun asal Liverpool ini telah mengerjakan perangkat dengan lapisan emas setiap hari sejak 20 tahun yang lalu, dan sekarang menjalankan tokonya dengan bantuan 4 orang lain.

Pelapisan emas pertama yang dikerjakan Stuart untuk ponsel adalah Nokia 8800, 7 tahun lalu dan sejak itu bekerjasama dengan iPhone dan iPods untuk konsumen di London, Monaco dan Marbella.

iPhone berlapis emas berharga sekitar 1.800 pondsterling (Rp. 25,3 juta) and 22.000 pondsterling (Rp 309,5 juta) telah dibeli oleh selebriti termasuk Stefano Gabbana, salah satu pemilik merek fasion Dolce and Gabbana.

Untuk komsumen yang lebih “berat”, Stuart juga membuat model dengan kulit ular dengan ponsel retro dengan harga lebih masuk akal sekitar 1.000 pondsterling (Rp 14,1 juta).

Desainer yang juga bekerja dengan kulit buaya yang dijahit tangan, sunstones dan amethysts untuk menghiasi puluhan gadget yang berbeda, mengungkapkan bahwa ia mencintai pekerjaannya.

“Ponsel ini diperuntukkan untuk para jutawan kaya yang ingin terlihat fantastis di mana mereka telalu besar untuk disamakan dengan ponsel yang telah ada,” ujar Stuart.

Dia baru-baru ini menjadi berita utama ketika menciptakan televisi paling mahal dan kolosal di dunia senilai 1.25 juta pondsterling (Rp 17, 6 miliar).[ito-inilah.com]

Minggu, 20 Desember 2009

Pocket PC Terbesar di Dunia

Anda pernah membayangkan tidak jika anda mempunyai pocket pc yang super besar, coba anda bayangkan bagaimana membawanya dan menggunakannya.. wuihh di jamin super repot karena gak bisa muat di saku maupun tas..he..he, tapi ini nyata lho, makanya ini sangat unik dan menarik untuk kita liat.






hayo..gimana? ini adalah pocket pc terbesar di dunia

Jumat, 18 Desember 2009

T-shirt Trendi Bikin Anda Bergoyang

Tidak seperti T-shirt pada umumnya, T-shirt yang satu ini akan memanjakan Anda yang gemar mendengarkan alunan musik dari MP3 player atau iPod.

T-shirt besutan Music and Sons ini didesain dengan model yang trendi. Di bagian depan T-shirt terdapat sebuah kantong kecil untuk meletakkan iPod atau MP3 player lainnya.

Sebuah earphone stereo pada T-shirt tersebut akan terhubung ke player melalui sebuah kabel dan akan menyembul di leher T-shirt bagian belakang. Tiap T-shirt didisain unik sesuai dengan permintaan. Selain itu, T-shirt ini dapat dicuci dengan mesin karena kabel yang terdapat di T-shirt tersebut tahan air sehingga tidak perlu khawatir akan rusak.

Dikutip dari PodGadget, Anda dapat menebus T-shirt ini seharga USD 69 atau sekitar Rp 634 ribu di toko online Music and Sons.

@detikinet

Unik dan Aneh, Keyboard Tanpa Tombol Huruf

Sebuah terobosan baru ditawarkan untuk menggantikan keyboard yang selama ini kita kenal. Yakni sebuah keyboard yang tidak memiliki tombol huruf seperti keyboard pada umumnya.

Keyboard nyentrik ini diperkenalkan oleh Kong Fanwen. No-Key Keyboard tersebut terbuat dari kaca yang menampilkan lambang huruf di permukaannya.

Dikutip dari Gearlog, keyboard kaca tersebut terdiri kamera dan motion capture untuk menangkap huruf apa yang sedang diketik serta dilengkapi beberapa pencahayaan di dalamnya.

Mungkin gagasan tentang Noy-Key Keyboard ini bisa disebut unik. Namun, bagi kita yang telah terbiasa menyentuh dan merasakan tombol-tombol huruf saat mengetik, akan merasa aneh dengan keyboard yang satu ini.

Belum bisa dipastikan apakah keyboard ini nantinya akan dilempar ke pasaran atau tidak. Kita tunggu saja.

@detik
blogilicious trah yogyakarta

Medium Baru Pasang Iklan @ jepang

Iklan nampak dimana-mana. Di billboard jalan raya, di televisi hingga promosi pop-up di internet. Semua media tersebut sudah jadi santapan sehari-hari untuk pengiklan. Gak ada cara lain? Eits, tunggu dulu. Ada yang unik dari Jepang... Populasi konsumen Jepang hendaknya bersiap-siap untuk dibuat geger dengan iklan sebentar lagi. Apa istimewanya iklan ini hingga mampu mengagetkan? Siapa yang tidak aneh kalau iklannya ternyata diproyeksikan ke telapak tangan! Soal begini-beginian Jepang boleh dibilang kreatif. Idenya, sebuah proyektor yang dipasang lekat pada tripod akan menjadi sumber citra hujan yang jatuh membentuk riak .

Kemudian diharapkan orang-orang akan menengadahkan telapak tangan mereka demi menampung rintik-rintik hujan. Nah, rintik hujan ini yang akan nantinya diganti menjadi rintik iklan. Caranya, sebuah kamera dipasang untuk kemudian dilengkapi dengan kemampuan mengikuti pergerakan pengunjung. Kemudian data ini dikirim ke komputer yang terkoneksi. Selanjutnya, proyektor akan mengirim sebuah iklan 'bundar' bertuliskan "SALE"--tepat di tangan mereka. Wah wah, lucunya... Yang ada di balik penemuan anyar ini adalah NTT Cyber Solution Laboratories. Perusahaan ini berada di bawah naungan raksasa telekomunikasi Jepang, Nippon Telegraph and Telephone, Yokosuka, Selatan Tokyo.

Mereka percaya 'hujan' iklan ini akan menarik antusias pelanggan. "Adalah alami jika anda menengadahkan telapak tangan anda jika hari hujan," ujar Yoko Ishii, Kepala Riset dalam proyek interaksi manusia terkait. Lebih lanjut ia menjelaskan, "Banyak orang menggunakan telapak tangan untuk menulis sesuatu. Jadi telapak tangan memang alat informasi yang paling dekat dengan manusia." Begitu paparnya seperti dilansir AFP.

Seperti halnya internet yang menawarkan cara beriklan paling unik nan interaktif, teknologi anyar ini pun dinilai cukup fashionable untuk membuat media tangan lebih atraktif. Kata Ishii. Selain sebagai media beriklan, 'rintik hujan' ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penunjuk arah ke toko tertentu. Arah citra yang diproyeksikan dapat berubah sesuai dengan pergerakan orangnya. Hal ini tentu saja membuat pengunjung selalu mendapat pesan dalam sudut yang tepat.

Bahkan, sistim ini juga memungkinkan orang untuk dapat menonton film. Terutama jika mereka sedang berada di taman, sedang dalam antrian yang membosankan, dan lain-lain. Ishii memaparkan untuk ke depan, timnya ingin membuat sistim ini dapat digunakan secara praktis selama beberapa tahun. Namun, salah satu masalah yang ingin dipecahkan adalah bagaimana membuat pesan tersebut tahan lama. Termasuk bagaimana agar orang dapat menyimpan informasi tersebut. Selama ini sudah menjadi hal yang biasa bagi pengguna ponsel di Jepang untuk mengambil gambar berukuran kecil di iklan cetak yang nantinya akan menuntun mereka ke situsnya. Guna mendapatkan informasi yang lebih rinci. Dentsu, agen iklan terbesar di Jepang memprediksikan pasaran iklan Jepang tahun lalu berkisar 53 miliar dollar (Rp 520 triliun). Dan industri ini menjadi semakin hi-tech.

Sebagai informasi, sebuah studi terkini Dentsu Communication Institute menemukan, Internet akan mengambil alih peran radio sebagai medium iklan yang lebih besar tahun 2007. Meski peringkatnya masih akan di bawah televisi dan surat kabar. ( ien ) blogilicious trah yogyakarta

Jelajah Internet Smart Seumur Hidup, Gratis!

Smart Telecom menawarkan program yang cukup menarik untuk mengakuisisi pelanggan baru. Operator seluler CDMA ini merilis program bundling ponsel yang bisa digunakan untuk browsing internet, gratis seumur hidup.

Melalui program bundling kartu perdana Smart bersama ponsel Qwerty Samsung Pinger SCH-R351 ini, pelanggan bisa gratis menjelajah internet, chatting, dan Facebook, selama aksesnya menggunakan browser Opera Mini.

"Jika browsing internetnya tidak menggunakan Opera Mini, pelanggan akan kami kenakan tarif data normal Rp 0,5 per kilobyte," jelas Ruby Hermanto, Division Head Core Product & Branding Smart, di sela peluncuran bundling, di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta, Kamis (17/12/2009).

Melalui program bundling yang dibanderol Rp 999 ribu (belum termasuk PPN), Smart tentu berharap jumlah pelanggan selulernya bertambah pesat. Namun sang operator tak mau mengungkap target pelanggan baru yang dibidik.

"Saat ini pelanggan seluler CDMA kami telah berjumlah 2,2 juta pelanggan dengan jumlah pengguna data aktif 330 ribu pelanggan," kata Ruby.

Meski menawarkan akses internet gratis, Smart sendiri optimistis hal itu justru malah akan menggenjot pemasukan dari pelanggan secara signifikan.

"Untuk bisa browsing internet gratis seumur hidup, pelanggan harus terus mengaktifkan nomornya dengan cara mengisi pulsa telepon. Dari situ saja kita sudah bisa untung," jelas Ruby.

Baik Smart maupun Samsung tidak mau mengungkap berapa unit ponsel yang akan dipasok untuk mengantisipasi permintaan pasar. Kalau stok kurang, kata mereka, persediaan barang akan ditambah lagi.

Ponsel Samsung yang dibundel Smart ini memiliki teknologi CDMA 1X untuk frekuensi 1900 MHz. Dengan tampilan display 2,2 inch TFT LCD dan kamera 1,3 MP, fitur-fitur yang disematkan dalam ponsel Qwerty ini mayoritas hampir sama dengan ponsel sejenis yang beredar di pasaran.
( rou / faw ) blogilicious trah yogyakarta

Kamis, 17 Desember 2009

Single Electron Tunneling Fenomena Unik dalam Teknologi Nano

Potensi besar teknologi nano sebagai alternatif teknologi di masa depan telah menyedot perhatian dunia peneliti. Sebagaimana asal katanya, teknologi berarti suatu rekayasa terhadap suatu obyek/benda dan nano menunjukkan ukuran obyek dalam skala nanometer (1 nanometer sama dengan sepermiliar meter atau sama dengan jumlah diameter 10 atom). Jadi, teknologi nano berarti sebuah rekayasa teknologi dengan memanfaatkan karakter suatu material pada ukuran nanometer. Lalu, apa keistimewaan material pada ukuran sekecil nanometer sehingga menarik perhatian untuk dijadikan teknologi andalan di masa depan?

Bila kita memotong-motong batangan emas hingga membentuk butiran-butiran serbuk kecil yang lembut, yang kita jumpai adalah walaupun ukurannya berubah, tetapi sifat karakter emas tidak berubah. Ini dikarenakan sebenarnya pada satu butiran emas masih terdapat banyak atom yang tak terhitung jumlahnya. Sebagai gambaran saja, jumlah atom dalam 1 gram emas sebanyak 3x10 21 buah (dihitung dari massa atom emas 196.9). Tetapi, lain kondisinya jika kita memotong-motong emas tersebut secara berulang-ulang hingga butiran-butiran emas berukuran nanometer.

Pada kondisi ini, fenomena aneh muncul ke permukaan. Sebagai contoh, jika pada sebatang kawat terbuat dari emas berdiameter 10 nanometer dialiri arus listrik, sifat penghantaran listriknya tidak lagi mengikuti hukum Ohm, tetapi mempunyai harga penghantar yang diskrit (lompat-lompat). Karakter unik semacam ini sama sekali tidak terlihat pada emas berukuran makro.

Karakter unik inilah yang menjadi landasan dasar teknologi nano, yang ukuran bendanya berstruktur lebih kecil dari ukuran makro (makroskopik), tetapi lebih besar dari ukuran atom (mikroskopik). Di dunia sains, wilayah ini disebut dengan mesoskopik. Wilayah ini merupakan perbatasan antara wilayah fenomena fisika klasik dan fisika kuantum. Dengan latar belakang ini, maka tidak dipahaminya fenomena fisika dalam wilayah mesoskopik ini secara otomatis tidak akan bisa direalisasikan teknologi nano.

Para peneliti berusaha menemukan fenomena-fenomena fisika pada wilayah mesoskopik ini dengan uji coba membuat sistem struktur berukuran nano dan menguji sifat karakter hantaran listrik benda tersebut. Salah satu fenomena tenar yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan para ahli fisika dan nanoelektronika adalah fenomena single electron tunneling (terobosan elektron tunggal), yaitu suatu fenomena pengontrolan bergeraknya elektron satu per satu. Sulit dibayangkan bagaimana mungkin pergerakan elektron satu per satu bisa dikontrol? Tetapi begitulah, teknologi nano akan didobrak oleh divais yang bekerja atas dasar fenomena tersebut.

Oleh para ahli, fenomena unik ini biasanya dimunculkan dari sistem struktur transistor, yang kemudian dikenal dengan single-electron transistor (transistor elektron tunggal). Transistor ini pertama kali diperkenalkan oleh TA Fulton dan GJ Dolan dari AT & T Bell Laboratory, Amerika, pada tahun 1987. Jenis transistor ini bisa disebut transistor tipe terbaru dalam sejarah perjalanan transistor. Prinsip kerja transistor ini sebenarnya mirip dengan MOSFET (metal-oxide-semiconductor field-effect transistor), jenis transistor yang kebanyakan dipakai dalam alat-alat elektronika sekarang.

Sebagaimana MOSFET, transistor elektron tunggal juga tersusun atas 3 elektrode, yaitu source, drain, dan gate. Bedanya dengan MOSFET, di antara elektrode source dan drain dibuat "kuantum dot" yang berukuran nanometer, yang mana antara source-dot dan dot-drain hanya dibatasi oleh lapisan isolator yang tipis (hanya beberapa nanometer juga). Satu lagi, antara kuantum dot dan gate dibatasi juga oleh lapisan isolator. Kuantum dot tersebut biasa disebut "pulau", dan lapisan isolator antara source-dot dan dot-drain biasa disebut sambungan terobosan karena lapisannya sangat tipis dan memungkinkan elektron untuk menerobosnya. Pada prinsipnya, dengan memberi beda voltase antara source dan drain sekecil mungkin (mendekati nol), maka pada kondisi voltase gate dengan harga tertentu aliran elektron satu per satu dari source masuk dot kemudian ke drain, akan bisa didapatkan. Kecepatan aliran elektron pun bisa dikontrol dengan pengaturan kombinasi voltase gate dan beda voltase antara source dan drain.

Sejak ditemukan pertama kali, transistor elektron tunggal ini diprediksi akan bisa diaplikasikan dalam sistem digital karena bekerja berdasarkan pengontrolan gerak elektron satu per satu. Tidak hanya itu saja, karena untuk menggerakkan elektron satu per satu hanya diperlukan voltase yang sangat rendah, otomatis transistor ini bisa bekerja dengan energi yang rendah pula (low power). Keunggulan lain, kecepatannya pun jauh lebih cepat dibandingkan dengan jenis transistor yang memasyarakat dewasa ini.

Untuk merealisasikan transistor elektron tunggal ini tentu bukanlah suatu pekerjaan yang mudah karena memerlukan teknologi pembuatan yang punya ketelitian tinggi. Kemudian, karena yang akan dikontrol itu adalah gerakan elektron, otomatis divaisnya pun cukup sensitif. Sifat sensitif inilah yang justru secara teknologi menjadi dinding hambatan untuk mewujudkannya, terutama untuk pembuatan divais secara kolektif. Letak kesulitannya adalah pada pembuatan kuantum dot dan sambungan terobosan. Dengan teknologi semikonduktor sekarang ini pun masih sulit membuat struktur berukuran nano yang berukuran serempak dalam jumlah yang besar. Karena itu, masih cukup sulit untuk membuat rangkaian terpadu IC (integrated circuit) dengan basis transistor elektron tunggal. Tetapi, untuk tahap pembuatan secara individu atau kombinasi sederhana dengan komponen lain, perkembangannya sangat dahsyat, bahkan transistor elektron tunggal yang dahulu ketika diperkenalkan hanya bisa bekerja pada suhu sangat rendah (kira-kira 1 Kelvin atau -272 derajat Celsius), sekarang sudah bisa bekerja pada suhu ruangan. Terinspirasi dari transistor elektron tunggal ini, telah dikembangkan juga bentuk aplikasi-aplikasi lain, seperti memori, pomp, network, dan aplikasi lainnya. Pengembangan ini juga telah ditunjang oleh penelitian secara teori.

Dari segi bahan material, divais elektron tunggal juga telah diuji coba pada berbagai jenis bahan, baik itu logam maupun semikonduktor, seperti GaAs, silikon, dan juga jenis material baru seperti carbon nanotube. Bisa dibuatnya divais elektron tunggal dari jenis silikon sangat menyenangkan bagi para peneliti, terutama bagi perusahaan semikonduktor. Sebab, hal tersebut berarti memberi lampu hijau bahwa divais ini bisa diadopsikan ke dalam divais elektronika dewasa ini. Perlu diketahui bahwa infrastruktur teknologi elektronika dewasa ini masih didominasi oleh silikon.

Dengan demikian, untuk bahan-bahan selain silikon, jika akan diadopsikan ke dalam divais elektronika sekarang, masih diperlukan teknologi interface terlebih dahulu agar bisa familier dengan teknologi silikon. Di Jepang sendiri, perusahaan-perusahaan semikonduktor raksasa, seperti Toshiba, NTT, NEC, Sony, Fujitsu, dan lain-lainnya, juga para peneliti di universitas, berlomba-lomba mempresentasikan perkembangan penelitiannya masing-masing di setiap pertemuan ilmiah bidang fisika atau elektronika.

Begitu juga para peneliti di Amerika dan Eropa tidak ketinggalan dalam persaingan penelitian. Bahkan, sekarang juga sudah berdiri konferensi internasional yang khusus membahas fenomena fisika di wilayah mesoskopik, seperti International Conference on New Phenomena in Mesoscopic Structures dan International Conference on Surfaces and Interfaces of Mesoscopic Devices yang diadakan setiap tiga tahun sekali.Meskipun dari sudut penelitian sudah begitu maju perkembangannya, untuk sampai ke tataran produksi (pasar) masih dibutuhkan waktu dengan alasan seperti yang dikemukakan di atas.

sumebr : http://www.nano.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1084439575&3
 
Template by: Abdul Munir