Tampilkan postingan dengan label astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label astronomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 April 2010

Obyek Misterius di Luar Angkasa

Sebuah obyek baru yang asing dan misterius ditemukan di luar angkasa. Obyek ini mungkin versi mini dari benda paling terang di jagad raya.

Obyek ini tiba-tiba muncul pada gelombang radio yang relatif dekat dengan galaksi M82, dengan jarak sekitar 10 juta tahun cahaya. Penemuan ini muncul dalam laporan pada Selasa lalu.

“Obyek baru yang muncul pada Mei 2009, telah melewati kepala kita, dan kita belum pernah melihat hal ini sebelumnya,” ujar peneliti Tom Muxlow, astronom dari University of Manchester di Inggris.

Obyek misterius ini muncul dengan cepat dalam beberapa hari dan belum menunjukkan tanda-tanda untuk mati, meskipun telah hadir hampir satu tahun. “Bahkan tampak sedikit lebih cerah,” jelas Muxlow.

Quasar telah ditemukan di pusat galaksi dan mengandung lubang hitam super besar. Mereka tidak lebih dari satu atau dua tahun cahaya, namun tampak jauh lebih dari 10 miliar tahun cahaya. Energi mereka diperkirakan muncul dari materi spiral dengan kecepatan tinggi dalam lubang hitam super besar yang secara teoritis sebagai pusat dari galaksi utama.

Mikro-Quasar seperti rekan mereka yang lebih besar, juga menggunakan materi spiral dalam lubang hitam. Namun, obyek di M82 tiga hingga sepuluh kali lebih terang dibandingkan micro-quasar lain yang pernah dilihat, dan micro-quasar lain tampak begitu jauh yang umumnya tampak terang setelah beberapa hari atau minggu.

“Kami berpikir bahwa lubang hitam besar pasti terlibat, namun kami tidak mengerti bagaimana mereka mendapatkan bahan bakar,” jelas Muxlow.

“Untuk mempelajari lebih jauh soal teka-teki ini, kami telah mencoba untuk memproses data dari 20 teleskop radio yang diambil saat melintas bumi meneliti pusat nuklir dari M82,” kata Muxlow. [ito-inilah.com]

blogilicious trah yogyakarta

Minggu, 21 Maret 2010

Astronom Temukan Planet Rumah Baru Manusia

Sebuah planet ditemukan dengan jarak 1500 tahun cahaya dari Bumi, dan secara luar biasa sangat mirip dengan kondisi planet manusia di sistem tata surya.

Planet yang berukuran sama dengan Yupiter tersebut disebut dengan Corot-9b sedang mengorbit dalam jarak bintang jauh di galaksi Bima Sakti setiap 95 hari.

Ilmuwan percaya bahwa planet tersebut bisa menjadi Rosetta Stone atau penghubung riset dengan membantu memahami eksoplanet lain di galaksi.

Dr Hans Deeg, salah seorang ilmuwan dari Institut Astrofisika mengatakan, “Corot-9b adalah eksoplanet pertama yang sangat menyerupai planet Bumi di sistem tata surya. Memiliki ukuran yang sama dengan Yupiter dan orbit yang serupa dengan Merkurius.

Planet tersebut berhasil dideteksi dengan menggunakan teleskop ruang angkasa CoRoT oleh agensi ruang angkasa Prancis, CNES.

Lebih dari 400 eksoplanet telah ditemukan baru-baru ini, tetapi kebanyakan dari mereka dipanggil dengan istilah ‘Yupiter panas’, dengan gas raksasa yang memeluk bintang utama mereka dan memiliki temperatu permukaan sekitar 1000 derajat celcius atau lebih.

Sekitar 70 eksoplanet telah ditemukan dengan menggunakan metode yang berbeda tergantung pada planet yang melalui bintang yang ada di depannya, atau disebut transit. Planet melepaskan dirinya sendiri dengan menghisap keluar beberapa cahaya bintang yang menyebabkan planet tersebut menjadi redup.

Corot-9b teridentifikasi dengan menggunakan metode transit. Planet mengambil waktu 8 jam untuk melintasi di hadapan bintangnya, yang menyediakan banyak informasi kepada para astronom.

Namun planet tersebut berubah menjadi spesial karena planet tersebut bukanlah Yupiter panas. Dengan menggantungkan diri terhadap awan reflektif yang hadir di atmosfer, temperatur permukaannya di antara minus 20 dan 160 derajat celcius.

Dr Didier Queloz dari Universitas Genewa di Swiss dan penulis pendamping riset yang diterbitkan dalam jurnal Nature mengatakan, “analisis kami menyediakan lebih banyak informasi tentang Corot-9b daripada eksoplanet lainnya yang memiliki tipe yang sama.”

“Penemuan tersebut bisa membuka wilayah riset baru untuk lebih memahami atmosfer secara lebih moderat dan planet dengan temperatur rendah, dan secara khusus menjadi sudut pandang baru yang lengkap untuk memahami temperatur kimiawi rendah di luar angkasa.” Tambah Queloz.

Dr Claire Moutou dari Laboratorium Astrofisika Marseille Prancis, anggota lain dari 60 orang tim internasional mengatakan, “Penemuan itu akan menjadi pengikat Rosetta Stone bagi riset eksoplanet.”

Planet tersebut ditemukan dengan menggunakan CoRoT pada tahun 2008, di Lembaga Observasi La Silla Chile, mengikuti penemuan sebelumnya dengan melihat detil sistem bintang.

Dengan menggunakan instrumen yang disebut HARP melalui pengukuran gelombang cahaya mereka mengkonfirmasi bahwa Corot-9b adalah sebuah eksoplanet dengan besar sekitar 80% Yupiter.[ito]

Kamis, 17 Desember 2009

Penemuan fenomena unik di jagad raya

Para ASTRONOM baru sahja menemukan suatu fenomena yg di anggap spektakuler dalam dunia perbintangan; iaitu TRIPLET QUASAR .

Quasar adalah objek kuno yg luar biasa terang dg pancaran satu triliun Matahari ,bahkan lebih . Objek -objek ini di duga muncul ketika materi panas dlm jumlah besar tersedot ke black hole yg berada di pusat -pusat galaksi .

Walau mungkin lebih kecil dr tata surya kita , namun cahaya sebuah Quasar bisa lebih terang dr cahaya sebuah galaksi dg ratusan meiliar cahaya bintang.

Quasar juga merupakan objek yg amat langka , sehingga kebanyakan di temukan sebagai ''penyendiri '' dr sekitar 100.000 quasar yg di ketahui , hanya sekitar 100 yg berpasangan , dan kini para ilmuwan menemukan satu-satunya sistem yg terdiri dr tiga quasar.

Menurut George Djorgovski , astronom dr California Institut of Technology di Pasadena , temuan ini memberi petunjuk betapa dramatis pembentukan jagad raya dahulu kala ,
dahulu jagad raya jauh berukuran lebih kecil dan galaksi -galaksi lebih sering bertabrakan satu sama lain, saat itulah black hole raksasa di pusat galaksi berinteraksi , menciptakan quasar yg amat kuat .

Adapun trio quasar itu berada pada jarak lebih dr 10 milyar tahun cahaya (atau 90 milyar triliun kilometer ) dr Bumi , artinya apa yg kita lihat saat ini sebenarnya berasal dr masa awal kosmis , mengingat cahayanya baru sampai ke Bumi sekarang , jagad raya sendiri di duga sdh berumur 13,7 milyar th .
 
Template by: Abdul Munir